Pieter menegaskan, hanya bank yang visioner yang akan jadi pemenang dalam persaingan di era digital ini.
Menurut Piter, tidak ada jaminan bank yang sudah besar saat ini kemudian akan muncul sebagai pemenang di masa depan.
Baca Juga:
BPK Perwakilan Sumut Terima LKPD Unaudited TA 2025 dari Pemkab Karo Tepat Waktu Sesuai Amanat Undang-Undang
Bank-bank konvensional saat ini bisa bertahan dan menang atau bisa kalah.
Dalam kompetisi bank digitial, garis start-nya sudah dimulai dan tidak ada yang tahu pihak mana yang akan memenangkan pertarungan ini.
"Mereka (bank-bank konvensional) jika ingin bertahan dan berkembang, maka harus berubah, beradaptasi secara digital," kata Piter.
Baca Juga:
Arus Mudik Lebaran Usai, PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025
Ia memberi catatan perbandingan pola persaingan perbankan di masa lalu dan kini.
Faktor keunggulan persaingan bank sebelum era digital terletak pada transaksi perbankan dan program pemerintah.
Kemudian, faktor keunggulan itu bergeser kepada bank dengan jumlah kantor cabang yang banyak dan punya mesin ATM yang banyak.