Ngada-NTT.WahanaNews.co| Kabupaten Ngada memiliki "harta biru" yang selama ini belum sepenuhnya dimanfaatkan. Kekayaan laut di pesisir Riung, kawasan tambak pesisir, hingga budidaya ikan air tawar di wilayah daratan kini dipersiapkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang diyakini mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Perikanan menaruh perhatian besar terhadap pengembangan sektor ini. Dengan pengelolaan yang lebih modern, berkelanjutan, dan didukung peningkatan kapasitas nelayan serta pembudidaya, sektor perikanan diyakini mampu menjadi salah satu tulang punggung pembangunan ekonomi daerah.
Baca Juga:
Penantian Puluhan Tahun Berakhir! Takatunga 1 Akhirnya Terang, Bupati Ngada Bawa Listrik, Bangun Poskesdes, dan Pastikan Pelosok Tak Lagi Tertinggal
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ngada, Dominikus Bobi Isu, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026), menegaskan bahwa potensi perikanan Ngada tidak hanya bertumpu pada laut, tetapi juga tersebar di kawasan daratan yang memiliki peluang besar untuk dikembangkan.
"Riung memiliki potensi perikanan laut yang sangat besar. Sementara di wilayah daratan, budidaya ikan air tawar terus menunjukkan prospek yang menjanjikan. Di kawasan pesisir, pengembangan tambak bandeng juga memiliki nilai ekonomi yang terus meningkat. Potensi ini luar biasa dan saatnya dimaksimalkan," tegas Bobi Isu.
Keseriusan pemerintah tidak berhenti pada perencanaan. Berbagai program penguatan nelayan terus dilakukan, mulai dari penyediaan sarana penangkapan hingga peningkatan kemampuan kelompok nelayan agar produktivitas terus meningkat.
Baca Juga:
158 Mahasiswa GENTASKIN Turun ke Jantung Desa Ngada, Wabup: Jangan Sekadar Datang, Tinggalkan Dampak Nyata bagi Rakyat
Salah satu langkah nyata adalah penyaluran bantuan kapal ketinting beserta mesin kepada kelompok nelayan.
Bantuan tersebut lanjut dia, diharapkan mampu mempercepat aktivitas melaut, menekan biaya operasional, sekaligus meningkatkan volume hasil tangkapan.
Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Ngada telah menyalurkan 38 unit kapal ketinting kepada para nelayan di berbagai wilayah pesisir. Bantuan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat sektor perikanan sebagai sumber penghidupan masyarakat.
Bobi Isu menegaskan, sektor perikanan kini tidak lagi dipandang sebagai sektor pelengkap. Dengan kekayaan sumber daya yang dimiliki, perikanan memiliki peluang besar menjadi salah satu pilar utama penggerak ekonomi Kabupaten Ngada.
Menurutnya, keberhasilan sektor ini bergantung pada pengelolaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok nelayan, serta sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
"Potensi perikanan Ngada sangat besar. Bila dikelola dengan baik, sektor ini bukan hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi mesin pertumbuhan ekonomi yang membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan mendorong kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ngada akan terus memperkuat pembangunan sektor perikanan melalui peningkatan infrastruktur, pengembangan budidaya air tawar dan pesisir, pemberdayaan nelayan, serta pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan.
Dengan kekayaan laut Riung yang melimpah serta potensi budidaya perikanan darat yang terus berkembang, Kabupaten Ngada memiliki peluang besar menjadikan sektor perikanan sebagai kekuatan ekonomi masa depan yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah. [frs]