Ngada-NTT.WahanaNews.co| Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, terus mengalir. PT Daya Mas Nage Geothermal (DMNG), operator panas bumi di wilayah Flores sekaligus anak usaha PT Daya Mas Bumi Sentosa (DMBS), bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak gempa di Kabupaten Ngada.
Bantuan tersebut disalurkan sejak 17 hingga 18 Agustus 2026 dengan menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngada serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan kebutuhan pokok dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga di sejumlah wilayah yang sulit dijangkau.
Baca Juga:
Wakil Bupati Sumedang Hadiri Gebyar Legalitas dan Pelatihan Keamanan Pangan UMKM Bersama Bursa Efek Indonesia
Sejumlah bantuan logistik yang disalurkan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, gula, telur, dan air mineral.
Penyaluran dilakukan melalui dua skema. Sebagian bantuan diserahkan melalui Posko Pusat BPBD di Bajawa untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak di 12 kecamatan. Sementara sebagian lainnya diantar langsung ke sejumlah titik yang membutuhkan bantuan mendesak.
Distribusi langsung tersebut menyasar sejumlah lokasi, di antaranya Puskesmas Riung, Posko Lengkosambi Barat Daya, Desa Bowali, Naru, Inelika, Kantor Desa Waewea, hingga Desa Heawea, Kecamatan Aimere.
Baca Juga:
Pertamina Patra Niaga Komitmen Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program CSR di Jabar
Bahkan, bantuan DMNG menembus wilayah Dusun Teni dan Lopijo, Desa Heawea, yang menjadi salah satu daerah terdampak cukup parah. Di wilayah tersebut tercatat puluhan rumah mengalami kerusakan akibat gempa, dengan 32 rumah rusak berat dan 78 rumah rusak ringan.
Kehadiran bantuan di tengah kondisi warga yang masih berjuang memulihkan kehidupan pascabencana menjadi dukungan penting bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan sehari-hari, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang kini mulai menata kembali rumah dan lingkungan mereka.
Semangat gotong royong juga terus terlihat di tengah masyarakat. Warga bersama-sama membersihkan lingkungan, memperbaiki tempat tinggal dan berusaha mengembalikan aktivitas kehidupan sehari-hari setelah diguncang gempa.