Kolonel Aqsha Erlangga menyayangkan kejadian tersebut. Dia mengatakan gerombolan yang menembak aparat TNI tersebut juga sudah banyak melakukan aksi teror dan kekerasan.
"Aksi teror yang mereka lakukan sangat biadab, melanggar HAM, tidak berperikemanusiaan, bahkan jelas tidak menginginkan pembangunan berjalan di Papua," jelasnya.
Baca Juga:
Anggota TNI Terduga Pelaku Pencabulan Siswa SD di Sultra Ditangkap
Dia mengatakan penyerangan ini semakin menambah fakta bahwa KKB tersebut adalah teroris, bahkan kerap menyebar berita bohong (hoax) dan merusak fasilitas umum.
"Kami mohon doanya agar aparat TNI ditembak KST segera pulih dan dapat bertugas kembali," ungkap Aqsha.
Dia berharap aksi teror oleh KST segera dihentikan karena mengganggu jalannya roda pembangunan di Papua.
Baca Juga:
Sidang Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Ungkap Dugaan Kejanggalan Motif
"Mari kita membangun Papua, menciptakan kedamaian, sehingga terwujud kesejahteraan masyarakat di Bumi Cenderawasih yang kita cintai bersama ini," ungkapnya. [dny]