Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui sikap rendah hati, keterbukaan, dan semangat belajar bersama. Sinergi dengan pemerintah desa, tokoh adat, tokoh agama, tenaga kesehatan, hingga kelompok masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pengabdian.
Selain itu, mahasiswa diminta menghormati adat istiadat dan budaya lokal, menjaga etika selama berada di desa, serta memanfaatkan ilmu pengetahuan dan kreativitas untuk melahirkan inovasi yang memperkuat kemandirian masyarakat.
Baca Juga:
Wibawa Pemkot Depok Rontok: Gedung Mewah Ilegal Kangkangi Sungai Ciliwung untuk Noma Coffee dan Butik MELSTORE.JKT Menyeruak Isu Pungli(?)
"Kehadiran mahasiswa harus meninggalkan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Keberhasilan KKN tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi dari dampak yang dapat dirasakan dan dilanjutkan oleh masyarakat," tegasnya.
Di akhir acara, Berni Dhey secara resmi melepas seluruh peserta KKN Tematik GENTASKIN Tahun 2026 menuju lokasi pengabdian masing-masing. Pemerintah Kabupaten Ngada berharap kehadiran ratusan mahasiswa ini menjadi energi baru bagi pembangunan desa, sekaligus melahirkan inovasi-inovasi yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. [frs]