Mengenakan nomor punggung 9, Sonbay memanfaatkan aliran bola dari lini tengah sebelum melepaskan penyelesaian yang menghujam gawang PSN Ngada. Satu sentuhan yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus mengakhiri penantian panjang PS Malaka untuk mengalahkan rival mereka.
Setelah gol itu, PS Malaka tidak memilih bertahan total. Mereka tetap menekan saat memiliki bola, tetapi juga disiplin menutup setiap ruang yang coba dimanfaatkan para pemain Ngada.
Baca Juga:
Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Semangat PSN Ngada U-17! Manajer: "Ambil Langkah Cepat, Jangan Tunggu Lawan"
PSN Ngada mencoba bangkit. Serangan demi serangan dilancarkan hingga menit-menit akhir. Namun, benteng pertahanan Laskar Manu Meo tampil tanpa cela. Semua upaya berhasil dipatahkan.
Peluit panjang berbunyi.
Skor tetap 1-0.
Baca Juga:
RB–BDN Pasang Badan untuk PSN Ngada! Pemkab Siap Kawal Langkah ke Liga 3 Nasional
Sebuah kemenangan yang mungkin hanya bernilai tiga poin di klasemen. Namun bagi PS Malaka, kemenangan ini jauh lebih besar dari sekadar angka. Ini adalah akhir dari dominasi PSN Ngada, awal dari sejarah baru, sekaligus peringatan keras bagi seluruh penghuni Grup D.
Laskar Manu Meo akhirnya berhasil mematahkan kutukan. Kini, mereka siap memburu target yang lebih besar di Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026.