NTT-WAHANANEWS.CO- Selama bertahun-tahun, PSN Ngada selalu menjadi tembok yang sulit ditembus PS Malaka di berbagai level usia. Setiap pertemuan seolah berakhir dengan cerita yang sama: Laskar Manu Meo gagal menang.
Namun, Rabu (29/7/2026) pagi menjadi hari ketika sejarah akhirnya berubah.
Baca Juga:
Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Semangat PSN Ngada U-17! Manajer: "Ambil Langkah Cepat, Jangan Tunggu Lawan"
Di Stadion Gelora Samador, Maumere, PS Malaka sukses menumbangkan PSN Ngada dengan skor tipis 1-0 pada laga pembuka Grup D Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026. Kemenangan yang bukan hanya menghadirkan tiga poin, tetapi juga memutus kutukan yang selama ini menghantui mereka.
Sejak kick-off, duel berlangsung panas. PS Malaka yang mengenakan kostum kuning-hijau tampil berani menghadapi PSN Ngada yang turun dengan seragam hitam-oranye. Kedua tim bermain terbuka dan saling menekan tanpa memberi ruang untuk bernapas.
PSN Ngada beberapa kali mengancam pada babak pertama. Tendangan bebas di menit ke-34 hingga peluang menjelang turun minum nyaris membuat PS Malaka tertinggal. Beruntung, ketangguhan lini belakang dan aksi gemilang penjaga gawang membuat gawang Laskar Manu Meo tetap steril.
Baca Juga:
RB–BDN Pasang Badan untuk PSN Ngada! Pemkab Siap Kawal Langkah ke Liga 3 Nasional
Skor 0-0 saat jeda justru menjadi titik balik.
Memasuki babak kedua, PS Malaka berubah total. Mereka bermain lebih agresif, lebih percaya diri, dan mulai mendominasi penguasaan bola. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah manis pada menit ke-54.
Adrianus Sonbay muncul sebagai pahlawan.
Mengenakan nomor punggung 9, Sonbay memanfaatkan aliran bola dari lini tengah sebelum melepaskan penyelesaian yang menghujam gawang PSN Ngada. Satu sentuhan yang mengubah jalannya pertandingan sekaligus mengakhiri penantian panjang PS Malaka untuk mengalahkan rival mereka.
Setelah gol itu, PS Malaka tidak memilih bertahan total. Mereka tetap menekan saat memiliki bola, tetapi juga disiplin menutup setiap ruang yang coba dimanfaatkan para pemain Ngada.
PSN Ngada mencoba bangkit. Serangan demi serangan dilancarkan hingga menit-menit akhir. Namun, benteng pertahanan Laskar Manu Meo tampil tanpa cela. Semua upaya berhasil dipatahkan.
Peluit panjang berbunyi.
Skor tetap 1-0.
Sebuah kemenangan yang mungkin hanya bernilai tiga poin di klasemen. Namun bagi PS Malaka, kemenangan ini jauh lebih besar dari sekadar angka. Ini adalah akhir dari dominasi PSN Ngada, awal dari sejarah baru, sekaligus peringatan keras bagi seluruh penghuni Grup D.
Laskar Manu Meo akhirnya berhasil mematahkan kutukan. Kini, mereka siap memburu target yang lebih besar di Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026.