Dalam merealisasikannya, penting untuk mengefisiensikan transportasi ke dalam sistem multi-industri, yaitu keberangkatan dan kepulangan armada harus mengangkut muatan, sehingga biaya logistik akan menurun.
“Tidak juga melupakan pendistribusian muatan secara aman dan on-time,” ucap Fiasal.
Baca Juga:
PLN Sumedang: Promo Diskon Tambah Daya 50 Persen di Bulan Ramadan, Wujudkan Kenyamanan Ibadah dan Aktivitas Pelanggan
Sebelumnya, PT PLN (Persero) akan memanfaatkan penyertaan modal negara (PMN) dari pemerintah sebesar Rp 10 triliun di tahun 2023 untuk membangun infrastruktur listrik di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T).
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan, saat ini rasio elektrifikasi PLN di Indonesia secara umum 97,4.persen.
Dia menekankan, PLN sebagai BUMN tidak hanya memanfaatkan listrik sebagai komoditas, tetapi juga untuk mewujudkan keadilan sosial.
Baca Juga:
PLN Hadirkan SPKLU Center di Jakarta Selatan! Isi Daya Kendaraan Listrik Makin Cepat
“Semua saudara-saudara kita yang berada di daerah terpencil berhak menikmati energi listrik. Ini harus segera diwujudkan dalam bentuk nyata. Untuk itulah PLN, atas arahan dan dukungan pemerintah, mendapatkan mandat bahwa dalam kondisi apapun kita harus tetap melistriki seluruh Nusantara,” kata Darmawan, Jumat (7/10/2022). [frs]