Dua nama langsung menjadi sorotan setelah kemenangan tersebut.
Kristianus Gavril Fua Mana menjadi pahlawan di bawah mistar setelah menggagalkan tendangan Alexander Fono.
Baca Juga:
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 Dengan Thema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya"
Sementara Gabriel Spagnaly Riwu menjadi penentu kemenangan setelah berhasil mengeksekusi penalti terakhir Perse Ende.
Selepas pertandingan, para pemain Perse Ende langsung merayakan kemenangan bersama pendukung mereka. Ketua DPRD Ende Fransiskus Taso bersama sejumlah anggota DPRD Ende yang menyaksikan laga dari tribun VIP juga turut merayakan keberhasilan tersebut.
Pelatih Perse Ende, Gusto Kadju, mengaku puas dengan perjuangan anak asuhnya. Ia menegaskan bahwa timnya siap menghadapi siapa pun yang lolos dari semifinal lainnya.
Baca Juga:
Peristiwa G30S/PKI, Mengenal 10 Pahlawan Revolusi Indonesia
"Kami harus siap menghadapi siapa pun. Persami Maumere dan BMP Flores Timur sama-sama tim kuat," ujar Gusto.
Namun, ketika ditanya mengenai tim yang lebih diharapkannya menjadi lawan di final, Gusto secara terbuka menyebut Persami Maumere.
Menurutnya, Perse Ende memiliki peluang lebih besar untuk mengangkat trofi apabila bertemu tim tuan rumah tersebut.