Kedudukan kembali imbang dan pertandingan memasuki fase yang semakin menegangkan.
Pada kesempatan berikutnya, Alexander Fono menjadi penendang Citra Bakti Ngada. Bola keras yang diarahkan ke tengah gawang justru mampu dibaca dengan sempurna oleh kiper Perse Ende, Kristianus Gavril Fua Mana.
Baca Juga:
Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025 Dengan Thema "Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Raya"
kiper Perse Ende, Kristianus Gavril Fua Mana.
Penjaga gawang yang juga merupakan pelajar SMAK Syuradikara itu tampil sigap. Ia menepis bola dan membuat Perse Ende mendapatkan keuntungan besar.
Kesempatan tersebut tidak disia-siakan Gabriel Spagnaly Riwu.
Baca Juga:
Peristiwa G30S/PKI, Mengenal 10 Pahlawan Revolusi Indonesia
Stopper Perse Ende yang merupakan pelajar SMK Negeri 3 Ekoae itu maju sebagai eksekutor penentu. Dengan tenang, Gabriel menaklukkan kiper Citra Bakti Ngada, Arkadius Tiwu.
Perse Ende pun menang 6-5 dan memastikan tiket ke final.
Kiper dan Eksekutor Penentu Jadi Pahlawan