“Di sektor kesehatan, satu keputusan yang tidak berintegritas dapat berdampak langsung pada kehidupan orang lain. Karena itu, karakter harus dibentuk sejak di bangku kuliah, bahkan dimulai dari organisasi kemahasiswaan,” katanya.
Ia juga mengingatkan peserta agar menjadikan LDKM sebagai ruang belajar yang sesungguhnya, bukan sekadar agenda rutin tahunan.
“Jangan takut salah, tetapi takutlah kalau tidak mau belajar. Kepemimpinan lahir dari proses, dari keberanian mencoba, gagal, lalu bangkit kembali,” ungkapnya di hadapan peserta.
Baca Juga:
Bupati Pati Arogan ? Kritik Terjebak Potongan Video
Dalam suasana penuh keakraban, Yohanes turut menitipkan tiga pesan penting kepada peserta: belajar mendengar, berani belajar dari kesalahan, dan menjaga etika profesi. Baginya, kemampuan mendengar menjadi ciri utama pemimpin yang matang.
“Pemimpin yang baik bukan yang paling banyak bicara, tetapi yang paling peka terhadap kebutuhan tim dan masyarakat yang dilayani,” ujarnya.
Ia menilai Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Kesehatan merupakan miniatur dari sistem pelayanan kesehatan yang sesungguhnya. Melalui organisasi, mahasiswa belajar mengelola sumber daya, membangun komunikasi, menyelesaikan konflik, dan bekerja dalam tim—keterampilan yang nantinya dibutuhkan ketika terjun di rumah sakit, puskesmas, maupun institusi kesehatan lainnya.
Baca Juga:
Ancaman Pembunuhan Hantui Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi: Sudah Biasa Diancam Sejak Jadi Bupati
LDKM Adminkes 2026 akhirnya tidak hanya menjadi ajang pelatihan kepemimpinan biasa, tetapi juga ruang pembentukan karakter calon administrator kesehatan yang profesional, kritis, dan berorientasi pada pelayanan kemanusiaan.
Menutup sambutannya, Yohanes Paulus Mahe secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan besar agar mahasiswa Adminkes mampu menjadi generasi pemimpin kesehatan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam moral dan integritas.
“Saya berharap LDKM ini menjadi titik awal lahirnya pemimpin-pemimpin kesehatan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat,” tutupnya.