Ngada-NTT.WahanaNews.co| Partai Golkar Kabupaten Ngada bergerak cepat merespons penderitaan masyarakat korban gempa bumi Flores. Dengan tujuh armada bantuan, keluarga besar Partai Golkar Ngada mulai mendistribusikan paket bantuan darurat ke 12 kecamatan terdampak di Kabupaten Ngada, Sabtu (22/8/2026).
Aksi kemanusiaan tersebut ditandai dengan launching pendistribusian bantuan yang berlangsung di halaman Kantor Sekretariat DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada.
Baca Juga:
Ribuan Ibu-Ibu Pengajian Al Hidayah Sumedang Semarakkan Peringatan HUT RI ke-81
Sejak pagi, para kader tampak bergotong royong mengemas berbagai kebutuhan dasar sebelum bantuan diberangkatkan menuju wilayah-wilayah terdampak. Tujuh kendaraan disiapkan untuk membawa bantuan kepada masyarakat yang hingga kini masih merasakan dampak gempa.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ngada, Andreas Paru, menegaskan bahwa gerakan kemanusiaan tersebut merupakan bentuk solidaritas nyata keluarga besar Golkar terhadap masyarakat Kabupaten Ngada yang sedang dilanda bencana.
Bantuan yang disalurkan merupakan dukungan dari DPP Partai Golkar, DPD I Partai Golkar NTT serta DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada.
Baca Juga:
Golkar Tegaskan Setia dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran
“Pada hari ini kami keluarga besar Golkar Ngada bersama-sama mengemas bantuan dari DPP, DPD I dan DPD II Ngada. Total bantuan dari DPP dan DPD I senilai Rp4 miliar, ditambah dengan dukungan dari DPD II,” ujar Andreas Paru.
Ia mengatakan seluruh kekuatan kader Golkar Ngada dikerahkan, mulai dari proses pengemasan hingga pendistribusian bantuan langsung kepada masyarakat.
Tujuh unit kendaraan pun disiapkan untuk mengantar paket bantuan ke sejumlah kelompok masyarakat korban gempa yang tersebar di 12 kecamatan.
Namun, Andreas menegaskan aksi tersebut bukanlah yang terakhir.
Menurutnya, pendistribusian bantuan yang dilakukan Sabtu merupakan tahap pertama, sementara Partai Golkar masih membuka ruang untuk melanjutkan bantuan pada tahap berikutnya sesuai perkembangan kondisi masyarakat di lapangan.
“Ini adalah tahap pertama. Ke depan kami berencana mendistribusikan lagi sambil menunggu bantuan terkumpul dan melihat kondisi masyarakat selanjutnya,” katanya.
Untuk memastikan bantuan tidak salah sasaran, Golkar Ngada mengandalkan pendataan berjenjang melalui struktur kader hingga tingkat desa dan kecamatan.
Data tersebut kemudian disinkronkan dengan posko-posko kebencanaan yang telah dibentuk pemerintah di berbagai wilayah terdampak.
“Data korban yang akan menerima bantuan sudah didata oleh kader di tingkat bawah, mulai dari desa sampai kecamatan. Kami juga berkoordinasi dengan posko yang ada sehingga bantuan ini diharapkan benar-benar tepat sasaran,” jelas Andreas.
Ia berharap kehadiran bantuan tersebut dapat sedikit mengurangi beban warga yang kehilangan rasa aman, mengalami kerusakan rumah maupun terdampak langsung akibat gempa bumi Flores.
“Semoga semua masyarakat yang menjadi korban bisa mendapatkan bantuan ini dan bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD II Partai Golkar Kabupaten Ngada yang juga Ketua DPRD Kabupaten Ngada, Romilus Juji, menegaskan penanganan dampak bencana membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Sebagai kader Golkar sekaligus Ketua DPRD Ngada, Romilus mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dan sinkronisasi data dengan Posko Kebencanaan Kabupaten Ngada.
“Kita telah berkolaborasi soal data dengan posko kebencanaan yang ada di Kabupaten Ngada. Baik data maupun kelompok sasaran yang akan menerima bantuan sudah ada,” kata Romilus.
Menurutnya, kehadiran kader Partai Golkar yang turun langsung ke tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat kerja-kerja kemanusiaan serta memastikan bantuan darurat benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan.
“Pendistribusian paket-paket bantuan yang sifatnya darurat ini diharapkan dilakukan secara kolaboratif, tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Romilus pun mengajak seluruh elemen di Kabupaten Ngada untuk tidak membiarkan masyarakat korban gempa menghadapi masa sulit seorang diri.
Ia menilai pemulihan pascagempa membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama, baik dari pemerintah, partai politik, organisasi sosial maupun seluruh lapisan masyarakat.
“Kita berharap seluruh elemen, baik masyarakat, partai politik, organisasi maupun pemerintah, memberikan atensi sehingga masyarakat Kabupaten Ngada bisa kembali bangkit dan menjalani kehidupan yang layak seperti sebelum gempa,” tegasnya.
Adapun bantuan yang disalurkan Golkar Ngada terdiri dari berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti sembako, air mineral, susu, obat-obatan dan vitamin.
Dengan tujuh armada yang bergerak secara bertahap menuju 12 kecamatan, Golkar Ngada mengirimkan lebih dari sekadar paket bantuan.
Di tengah masa pemulihan pascagempa, bantuan itu menjadi pesan bahwa masyarakat korban bencana tidak sendiri—dan kerja kemanusiaan harus terus bergerak sampai warga Ngada benar-benar bangkit kembali. [frs]