Begitu pula rice transplanter. Kehadiran mesin ini diharapkan dapat membantu mempercepat proses penanaman padi sekaligus mendorong modernisasi pertanian di tingkat petani.
Sementara hands sprayer menjadi perangkat penting untuk mendukung proses pemeliharaan tanaman di lahan pertanian.
Baca Juga:
Kemenperin Dorong Standardisasi Drone Pertanian untuk Perkuat Daya Saing Industri Nasional
Dengan dukungan tersebut, mekanisasi diharapkan tidak hanya mempercepat pekerjaan petani, tetapi juga mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian di Kabupaten Ngada.
Penyaluran alsintan ini kembali memperkuat jejak aspirasi Ahmad Yohan di Kabupaten Ngada.
Ungkapan “di mana ada Ahmad Yohan, di situ ada bantuan” pun kembali terdengar di tengah masyarakat seiring hadirnya program yang menyentuh langsung kebutuhan kelompok tani.
Baca Juga:
PLN Percepat Proyek PSEL, Dorong Kolaborasi Pemda dan Investor di Tiga Wilayah
Sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI yang membidangi sektor pertanian, kehutanan, kelautan dan perikanan, dukungan terhadap sektor pertanian menjadi salah satu jalur yang dapat diperjuangkan melalui kebijakan dan program pemerintah pusat.
Namun, bantuan yang telah tiba di Ngada bukanlah akhir dari cerita.
Tantangan berikutnya justru berada di tangan penerima dan pemerintah daerah: bagaimana memastikan seluruh alsintan benar-benar digunakan, dirawat, dikelola secara transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani.
Jangan sampai mesin pertanian hanya ramai ketika diserahkan, tetapi kemudian kehilangan fungsi ketika musim tanam tiba.