“Di tahun 2023 ini kita akan coba mendekati maskapai Citilink untuk ikut berperan serta dalam industri transportasi udara. Kalau bisa mereka melayani langsung dari Maumere ke Denpasar-Bali. Kita akan mencoba selama tiga empat bulan ini untuk mendekati maskapai Citilink,” ungkap Poltak.
Ia berharap di tahun 2023 ini pergerakan penumpang semakin banyak baik yang datang ataupun yang keluar dari Bandara Frans Seda Maumere.
Baca Juga:
Kertajati Tertekan Beban Utang, Pemprov Jabar Siapkan Transformasi
Ditanya terkait target pencapain jumlah pergerakan penumpang dan pesawat baik datang maupun berangkat selama periode tahun 2022, Poltak merincikan, untuk penumpang datang sebanyak 57.798 orang sedangkan penumpang berangkat sebanyak 60.096 orang.
Sementara untuk pergerakan pesawat dimana terdapat dua maskapai yakni Wings dan Nam Air Poltak menyebutkan, total pesawat berangkat sebanyak 1068 kali, sedangkan pesawat datang sebanyak 1066 kali.
Hal lain yang disampaikan Poltak yakni pergerakan pesawat yang mengangkut barang-barang melalui kargo sepanjang tahun 2022 yakni, kargo datang sebanyak 404.213 dan kargo berangkat sebanyak 191.186.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo-Gibran Apresiasi Rencana Pemprov Jakarta Bangun Transportasi Umum Ke Bandara Soekarno Hatta Dan Halim
Ditengah pelayanan yang sudah maksimal tersebut, Kepala Bandara Frans Seda ini mengakui adanya kendala yang sering dihadapi yakni, minat pengguna jasa penerbangan berkurang akibat dari beberapa faktor antara lain, kenaikan harga tiket dan tidak konsistennya schedule penerbangan airline yang beroperasi efek dari dunia terkena imbas dampak pandemic Covic-19.
“Kondisi pandemic sudah kembali normal, diharapkan animo masyarakat pengguna transportasi udara kembali normal sehingga ekonomi bangsa kita kembali stabil,” tutup Ir. Poltak Gordon, M.T. [frs]