NTT-WAHANANEWS.COM- Persami Pertiwi Maumere menunjukkan mental pantang menyerah saat menundukkan Persap Alor Pertiwi dengan skor 2-1 pada lanjutan Piala Pertiwi U-17 Piala NTT 2026 di Stadion Gelora Samador, Minggu (2/8/2026).
Kemenangan dramatis itu dipastikan melalui gol tendangan bebas spektakuler Marsella Alfrida Barbara Masong pada masa tambahan waktu babak kedua, tepatnya menit ke-80+2, setelah Persami sempat tertinggal lebih dahulu.
Baca Juga:
Drama di Gelora Samador! Nirwana 04 Nagekeo Tumbangkan Tuan Rumah Persami Maumere 2-1, Penalti Velsiana Jadi Penentu
Persap Alor membuka keunggulan menjelang turun minum. Nel Chetrin Angelin Laoere (7) sukses memanfaatkan peluang pada menit ke-43 untuk membawa timnya unggul 1-0 hingga jeda pertandingan.
Memasuki babak kedua, Persami tampil lebih agresif dan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-73 ketika Margaretha Amanda Gaharpung (11) mencetak gol penyeimbang menjadi 1-1.
Saat pertandingan diperkirakan berakhir imbang, Persami memperoleh tendangan bebas dari jarak jauh pada menit 80+2. Marsella Alfrida Barbara Masong (19) maju sebagai eksekutor dan melepaskan tendangan langsung yang menghujam gawang Persap Alor. Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi Persami hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga:
PSSI NTT Mulai Perburuan Talenta Putri, Pertiwi Cup 2026 Jadi Panggung Seleksi Menuju PON 2028
Secara statistik, Persami tampil lebih efektif sepanjang pertandingan. Mereka melepaskan sembilan tembakan dengan empat di antaranya tepat sasaran. Sementara Persap Alor mencatatkan enam tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang.
Penguasaan bola berlangsung cukup seimbang. Persami unggul tipis dengan 51 persen berbanding 49 persen milik Persap Alor. Meski demikian, Persap lebih dominan dalam situasi bola mati dengan mencatatkan tujuh tendangan sudut, sedangkan Persami memperoleh lima.
Laga juga berlangsung dalam tensi tinggi. Persami melakukan 10 pelanggaran tanpa menerima kartu kuning, sedangkan Persap Alor melakukan 12 pelanggaran dan harus menerima lima kartu kuning.