NTT.WahanaNews.co-Ngada| Ketua Fraksi Amanat-Demokrat DPRD Ngada, Yohanes Don Bosco Ponong soroti kinerja PLN Bajawa.
Sorotan ini bukan tanpa alasan. Politisi PAN ini kesal akibat pemadaman listrik yang melanda wilayah Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama hampir tiga hari berturut-turut.
Baca Juga:
Jaringan Listrik di Siantan Putus, Begini Penjelasan PLN
Dilansir dari TRIBUNFLORES.COM, Sabtu (17/01/26), pria yang akrab disapa Bosco Ponong ini, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang dialami masyarakat Riung Barat akibat padamnya aliran listrik dari PLN.
Dia beralasan, pemadaman listrik yang berkepanjangan tersebut telah berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan perindustrian masyarakat setempat dalam skala lokal.
“Saya meminta kepada pihak PLN Bajawa agar segera menemukan solusi atas permasalahan jaringan listrik ke wilayah Riung Barat yang mengakibatkan hingga saat ini listrik terus padam. Kondisi ini jelas menghambat aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Bosko melalui sambungan telepon selulernya, Jumat (16/01/2026) malam, dikutip dari TRIBUNFLORES.COM.
Baca Juga:
PLN Sebut Pencurian Kabel Penyebab Listrik di Madura Sering Padam
Kata Bosco, berbagai kendala klasik yang kerap terjadi, baik faktor alam seperti pohon tumbang maupun faktor nonalam, seharusnya sudah bisa diantisipasi oleh pihak PLN.
Dia mengingatkan agar PLN Bajawa menjalankan tugas pelayanan dengan orientasi utama pada kepuasan masyarakat sebagai pelanggan.
“Sejatinya orientasi pelayanan PLN harus mewujudkan kepuasan pelanggan. Tetapi kalau satu hari terang dan satu minggu padam, di mana spirit kepuasan pelanggan itu? Yang tersisa hanya kekecewaan masyarakat,” ujar Bosko yang juga menjabat sebagai Ketua Bapemperda DPRD Ngada ini.
Keluhan yang sama juga disampaikan warga Desa Wolomeze, Kecamatan Riung Barat. Salah seorang warga, Dominikus Savio, mengatakan bahwa hampir seluruh desa di wilayah tersebut mengalami pemadaman listrik selama hampir tiga hari.
“Hingga saat ini kami tidak tahu penyebab listrik terus padam. Padahal iuran bulanan kami selalu lancar. Karena itu kami menghubungi Pak Bosko sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan keluhan ini,” ungkap Dominikus kesal.
Masyarakat Riung Barat berharap pihak PLN Bajawa dapat segera mengambil langkah cepat dan konkret agar aliran listrik kembali normal dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa. [frs]