
NTT.WahanaNews.co | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka kembali menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilu 2024, Selasa, (30/1/2024).
Baca Juga:
Pemilu 2024 Disebut Paling Brutal, Biaya Politik Makin Tak Terkendali
Ketua KPU Sikka, Krisostomus Feri menjelaskan, bahwa simulasi ini merupakan upaya lanjutan setelah Bimtek untuk memastikan kesiapan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menjelang Pemilu 2024.
“Sesuai dengan evaluasi dari simulasi pertama, kami ingin memastikan bahwa petugas KPPS mampu melaksanakan tugasnya dengan lebih baik. Simulasi kedua ini penting untuk memastikan kecakapan kemantapan petugas dalam melaksanakan tugasnya,” katanya,saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/1/2024).
Dalam simulasi kali ini, sebanyak 290 orang yang diundang untuk memilih dengan melibatkan unsur-unsur PPS, Forsadika dan Karitas, dan juga Partai Politik. Simulasi ini menjadi bagian dari persiapan yang matang untuk pemungutan suara yang akan datang.
Baca Juga:
Buntut PSU, Pakar: KPU RI Gagal Kontrol Internal, Bisa Diadukan ke DKPP
Ketua KPU Kabupaten Sikka, Krisostomus Feri.
Selain itu, lanjut dia, KPU juga fokus pada persiapan petugas KPPS agar mereka siap menghadapi tugas mereka dengan baik pada hari pemilihan.
Feri menegaskan, bahwa pengalaman dari Pemilu sebelumnya telah menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan pemungutan suara.
“Simulasi ini juga menjadi kesempatan bagi petugas KPPS untuk melatih kembali kemampuan mereka dalam proses pemungutan dan penghitungan suara, serta memastikan bahwa mereka menguasai prosedur-prosedur yang diperlukan,” tegasnya.
Ia berharap, para petugas KPPS dapat melaksanakan tugas mereka dengan maksimal saat hari pemungutan suara Pemilu 2024.
“Dengan persiapan yang matang dan semangat yang tinggi, KPU berharap pelaksanaan Pemilu 2024 dapat berjalan lancar dan hasilnya dapat dipercaya oleh masyarakat,” ujar dia. [frs]