Tidak hanya itu, anak-anak juga didorong untuk ikut berkontribusi dalam proses perencanaan pembangunan di Kabupaten Ngada.
“Kami memberikan ruang seluas-luasnya kepada anak-anak untuk mengekspresikan diri dan ikut berkontribusi dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Ngada,” ujarnya.
Baca Juga:
Upacara Peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Paluta Tahun 2026
Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kabupaten Ngada akhirnya bukan hanya menjadi panggung perayaan bagi anak-anak, tetapi juga menjadi pengingat keras bagi seluruh orang dewasa.
Suara anak tidak cukup hanya didengar. Suara itu harus diperhitungkan dalam menentukan arah pembangunan Ngada. Sebab, masa depan daerah tidak hanya diwariskan kepada anak-anak, tetapi sedang dibentuk bersama mereka hari ini. [frs]