Ngada-NTT.WahanaNews.co| Upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat dorongan baru. Sebanyak 2.800 pelaku UMKM se-NTT mengikuti sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank NTT yang digelar DPD I Partai Golkar NTT, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Sekretariat DPD I Partai Golkar NTT tersebut juga diikuti secara daring melalui Zoom oleh DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-NTT.
Baca Juga:
Kejari Pagar Alam Kembali Geledah Bank Sumsel Babel, Lima Tersangka Kasus KUR Segera Ditetapkan
Sosialisasi ini mendapat apresiasi langsung dari Menteri UMKM Maman Abdurahman yang hadir melalui Zoom. Ia mengapresiasi langkah DPD I Golkar NTT bersama para pelaku UMKM dalam mendorong akses pembiayaan usaha.
Maman menyebut Gubernur NTT bersama Partai Golkar NTT telah menjadi pionir di Indonesia karena menjadi yang pertama menggelar sosialisasi KUR bersama bank daerah dengan melibatkan ribuan pelaku UMKM.
Di tengah keterbatasan fiskal pemerintah, Maman menilai program KUR memiliki posisi strategis sebagai salah satu instrumen untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
Baca Juga:
Kejari Pagar Alam Geledah Kantor Bank Sumsel Babel, Usut Dugaan Korupsi Pengajuan KUR Mikro Tahun 2024
Sementara itu, Ketua Panitia, Eddy Naga, menegaskan kegiatan tersebut bukan untuk mengintervensi Bank NTT dalam proses penyaluran KUR.
Menurutnya, seluruh proses penyaluran KUR tetap menjadi kewenangan dan tanggung jawab Bank NTT serta dilaksanakan berdasarkan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Ketua DPD I Golkar NTT, F.X. Alain Nitti, mengatakan sosialisasi KUR merupakan bentuk dukungan partai terhadap pemerintah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
“Golkar ingin mengambil bagian dalam membantu masyarakat mendapatkan akses pembiayaan usaha yang legal dan sesuai ketentuan,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Bank NTT, Charlie Paulus, mengungkapkan bahwa Bank NTT sudah sekitar lima tahun tidak lagi menyalurkan KUR.
Namun, berkat perjuangan Gubernur NTT Melkiades Laka Lena, Bank NTT akhirnya kembali dipercaya menyalurkan program KUR pada tahun ini.
Nilainya pun tidak kecil. Bank NTT mendapat alokasi dana KUR sebesar Rp350 miliar untuk disalurkan kepada masyarakat.
Meski demikian, Charlie mengakui realisasi penyaluran KUR Bank NTT hingga kini masih berjalan relatif lambat.
Karena itu, ia mengapresiasi langkah DPD I Partai Golkar NTT yang menginisiasi sosialisasi secara masif dengan melibatkan ribuan pelaku UMKM.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempertemukan kebutuhan pelaku usaha dengan akses pembiayaan sehingga program KUR benar-benar mampu mendorong pertumbuhan UMKM dan ekonomi NTT.
Dengan menggandeng Bank NTT dan melibatkan 2.800 pelaku UMKM, Golkar NTT berharap sosialisasi ini tidak berhenti pada pemahaman tentang KUR, tetapi berlanjut pada semakin terbukanya akses pembiayaan bagi pelaku usaha produktif di seluruh NTT. [frs]