Ngada-NTT.WahanaNews.co| Gelora iman dan semangat persaudaraan kaum muda Katolik mengguncang Paroki Salvatoris Resurgentis Boba.
Ribuan Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai paroki dan stasi se-Kevikepan Bajawa resmi membuka rangkaian Temu Orang Muda Katolik (TOMKA) Kevikepan Bajawa 2026, Kamis (21/5), dalam suasana meriah, khidmat, dan penuh sukacita.
Baca Juga:
KPU Toba Tetapkan Pasangan Calon Bupati Terpilih Pasca Putusan MK
Kegiatan akbar yang menjadi ajang perjumpaan kaum muda Katolik tersebut diawali dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin Vikaris Episkopal Kevikepan Bajawa.
Dalam homilinya, ia mengingatkan OMK agar tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi tampil sebagai generasi muda yang berani menjadi saksi Kristus di tengah berbagai tantangan zaman.
“Tuhan memanggil kalian untuk menjadi terang dan garam dunia. Orang muda harus menjadi pembawa harapan, pelopor kebaikan, serta berani mengambil bagian dalam kehidupan Gereja dan masyarakat,” tegasnya di hadapan lautan peserta yang memadati kompleks gereja.
Baca Juga:
Generasi Muda Karo Bersatu Melawan Narkoba!
Suasana pembukaan semakin istimewa dengan sentuhan budaya lokal Ngada yang sarat makna.
Para peserta disambut melalui prosesi adat sebagai simbol penghormatan dan penerimaan bagi tamu yang datang dari berbagai penjuru Kevikepan Bajawa. Harmoni budaya dan iman semakin terasa melalui lantunan merdu koor OMK Paroki Boba yang mengiringi seluruh rangkaian acara.
Ketua Panitia TOMKA menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi menjadi ruang pembinaan yang membentuk karakter, memperkuat iman, dan menumbuhkan kepedulian sosial kaum muda Katolik.
“TOMKA adalah tempat bertumbuh bersama. OMK tidak cukup hanya aktif di dalam gereja, tetapi juga harus hadir menjawab berbagai persoalan sosial dan menjadi motor perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Sejak hari pertama, antusiasme peserta terlihat luar biasa. Berbagai kegiatan seperti registrasi, pembagian kelompok, pengenalan peserta, hingga dinamika kelompok berlangsung penuh semangat.
Gelak tawa, canda persaudaraan, dan interaksi hangat menjadi gambaran nyata kuatnya ikatan kekeluargaan di antara kaum muda Katolik yang datang dari berbagai wilayah.
Dukungan penuh juga diberikan para pastor, pendamping OMK, tokoh umat, dan pengurus gereja yang turut hadir dalam pembukaan. Kehadiran mereka menjadi wujud nyata komitmen Gereja dalam mendampingi generasi muda sebagai pewaris dan pelanjut misi pelayanan di masa depan.
TOMKA Kevikepan Bajawa 2026 di Paroki Boba menjadi lebih dari sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan kaum muda Katolik untuk semakin mendalami iman, mempererat persaudaraan, serta meneguhkan komitmen pelayanan.
Dari Boba, semangat baru kembali dinyalakan—melahirkan generasi OMK yang tangguh, berkarakter, beriman kuat, dan siap menjadi agen perubahan bagi Gereja, masyarakat, bahkan bangsa. [frs]
Oleh : OSTOND SURU