Pada 2015, Persami mengalahkan Perse Ende di final ETMC dan mengangkat trofi di Gelora Samador.
Sebelas tahun berselang, kedua tim kembali bertemu di stadion yang sama.
Baca Juga:
8 Besar Piala Soeratin U-17 2026 Resmi Dimulai! Duel Sengit Wakil Terbaik NTT Siap Berebut Tiket Semifinal
Namun kali ini, tidak ada pemain dari final 2015 yang akan menjadi penentu di atas lapangan. Mereka telah berganti generasi.
Yang tersisa hanyalah rivalitas, gengsi, dan cerita lama yang kembali dibangkitkan.
Lebih menarik lagi, baik Perse Ende maupun Persami Maumere belum pernah merasakan gelar juara Piala Soeratin Cup sejak turnamen tersebut mulai digelar pada 2015.
Baca Juga:
Drama Penalti Gagal Persami! Gol Kilat Cristyan Alfiano Ba'i Bawa Perse Ende Curi Kemenangan di Kandang pada Piala Soeratin U-17 2026
Maka final tahun ini bukan sekadar pertarungan untuk menjadi yang terbaik.
Ini adalah kesempatan emas untuk mengakhiri penantian panjang.
Persami ingin memanfaatkan status tuan rumah untuk mengulang kejayaan masa lalu. Perse Ende datang membawa misi berbeda: membalas sejarah sekaligus menulis bab baru dalam perjalanan sepak bola mereka.