Artinya, Persami bukan hanya memiliki keuntungan bermain di kandang sendiri, tetapi juga membawa kepercayaan diri tinggi.
Gusto pun sebelumnya secara terbuka mengakui bahwa Persami dan BMP merupakan dua lawan yang sama-sama berat.
Baca Juga:
8 Besar Piala Soeratin U-17 2026 Resmi Dimulai! Duel Sengit Wakil Terbaik NTT Siap Berebut Tiket Semifinal
Namun ketika diberi pilihan, pelatih Perse Ende itu justru lebih menginginkan Persami sebagai lawan di final.
Bukan tanpa alasan.
Gusto melihat peluang Perse Ende lebih terbuka ketika menghadapi Persami, terutama karena timnya sudah mengetahui karakter permainan calon lawannya tersebut.
Baca Juga:
Drama Penalti Gagal Persami! Gol Kilat Cristyan Alfiano Ba'i Bawa Perse Ende Curi Kemenangan di Kandang pada Piala Soeratin U-17 2026
Kini pilihan itu benar-benar menjadi kenyataan.
11 Tahun Kemudian, Sejarah Berputar
Ada cerita besar yang membuat final ini terasa berbeda.