Kesempatan terbaik Persami datang menjelang akhir babak pertama setelah wasit Stefen Yulianus Betakore menunjuk titik putih akibat handball pemain Perse Ende di area terlarang.
Kapten Persami, Klaus Miger (Claudius Ferrento Miger), maju sebagai eksekutor. Sayangnya, tendangan penaltinya hanya menghantam tiang gawang sehingga peluang emas menyamakan kedudukan pun sirna.
Baca Juga:
Drama Menit Ke-85! Felixto Weto Selamatkan Perse Ende, Tiara Nusa Buyarkan Kemenangan yang Sudah di Depan Mata
Kegagalan tersebut menjadi momentum yang dimanfaatkan Perse Ende untuk semakin percaya diri mempertahankan keunggulan hingga turun minum.
Babak Kedua Penuh Adu Fisik
Memasuki babak kedua, duel berlangsung semakin keras. Kedua tim terlibat jual beli serangan, sementara wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning untuk meredam tensi pertandingan.
Baca Juga:
Claus Miger Borong Dua Gol, Persami Maumere Libas Nirwana FC 2-0 dan Kuasai Puncak Grup A
Persami mencoba mengubah jalannya laga melalui pergantian pemain dengan memasukkan Yohanes Aprianus Nong Jefri dan Muhammad Fardan. Di sisi lain, Perse Ende merespons dengan empat pergantian sekaligus pada menit ke-66 guna menjaga keseimbangan permainan.
Meski terus menekan hingga enam menit masa injury time, Persami tetap gagal membongkar disiplin pertahanan Perse Ende. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Akor 1-0 membuat Perse Ende kokoh di puncak klasemen grup A dengan skor 4 poin.