NTT-WAHANANEWS.CO- Citra Bakti Ngada (CBN) menunjukkan mental juara saat memenangkan Derby Ngada dengan menumbangkan rival sekabupaten, PSN Ngada, 1-0 pada lanjutan Grup D Piala Gubernur NTT Liga Pelajar Soeratin Cup U-17 2026 di Stadion Gelora Samador, Maumere, Sabtu (1/8).
Laga yang berlangsung ketat akhirnya ditentukan oleh satu momen krusial di awal babak kedua. Alexander Fono menjadi pembeda setelah memaksimalkan skema tendangan bebas pada menit ke-46. Sepakan akuratnya gagal dihentikan kiper PSN Ngada dan memastikan CBN membawa pulang tiga poin penting.
Baca Juga:
Persap Alor Tumbang Dramatis! Bermain 10 Orang, Penalti Menit 90+3 Bikin PSN Ngada Menang 2-1
Keunggulan tersebut membuat CBN memilih bermain lebih disiplin. Pelatih Konstantinus Siko melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk menarik sang pencetak gol Alexander Fono dan memasukkan Bonefasius Forbes Nabu untuk memperkuat lini pertahanan. Strategi itu terbukti efektif hingga peluit panjang berbunyi.
Kemenangan ini menjaga peluang CBN dalam persaingan Grup D sekaligus menghidupkan asa untuk melaju ke babak berikutnya.
Pelatih CBN, Konstantinus Siko, mengaku puas dengan kerja keras anak asuhnya. Menurutnya, kemenangan atas PSN menjadi modal berharga menghadapi dua pertandingan yang lebih menentukan.
Baca Juga:
Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Semangat PSN Ngada U-17! Manajer: "Ambil Langkah Cepat, Jangan Tunggu Lawan"
"Ini kemenangan yang sangat penting supaya kami tetap menjaga asa menghadapi pertandingan-pertandingan yang lebih krusial pada dua laga terakhir," ujar Konstantinus.
Ia mengungkapkan bahwa timnya sengaja tidak menerapkan pressing tinggi saat menghadapi PSN yang dikenal sebagai salah satu tim paling berpengalaman di Soeratin U-17.
"Menghadapi tim sekelas PSN yang punya pengalaman dan prestasi, kami memilih bertahan di area tengah agar tidak memberi ruang kepada lawan untuk menciptakan peluang," jelasnya.
Meski berhasil menang, Konstantinus mengakui masih ada pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan, terutama soal kondisi fisik pemain yang mulai menurun pada babak kedua.
"Evaluasi kami tentu soal stamina. Pergantian pemain juga belum memberikan dampak yang signifikan," katanya.
CBN kini langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Evaluasi dan rotasi pemain akan menjadi prioritas demi menjaga tren positif.
"Target kami musim ini adalah bisa menembus empat besar," tegas Konstantinus.
Sementara itu, kapten CBN, Albertus Roga, mengaku bangga bisa membawa timnya memenangkan Derby Ngada. Ia menilai PSN merupakan lawan yang sangat berkualitas dan sempat memberikan tekanan besar sepanjang babak kedua.
"PSN bermain sangat bagus dan terus menekan kami, tetapi kami mampu mengatasi serangan mereka," ujar Albertus.
Ia menegaskan kemenangan ini menjadi bagian dari perjalanan CBN mengejar mimpi menjadi juara Soeratin U-17 2026.
"Kami punya impian menjadi juara. Karena itu kami harus mengalahkan PSN agar tetap berada di jalur persaingan," katanya.
Di sisi lain, hasil ini menjadi pukulan telak bagi PSN Ngada. Kekalahan 0-1 dari CBN merupakan kekalahan kedua secara beruntun setelah sebelumnya juga takluk dengan skor yang sama dari PS Malaka. Situasi tersebut membuat langkah PSN menuju fase berikutnya semakin berat.
Sebaliknya, Citra Bakti Ngada kini kembali menyalakan harapan. Dengan tambahan tiga poin dari Derby Ngada, CBN sukses mengirim pesan kepada para pesaing bahwa mereka siap menjadi salah satu kandidat kuat untuk menembus empat besar Soeratin Cup U-17 2026.