NTT-WAHANANEWS.CO — SDK Tomu tampil menggila pada laga penyisihan Grup A Turnamen Futsal Wairere Cup IV. Menggebrak sejak menit pertama, SDK Tomu menghujani gawang SDI Uwa dengan 11 gol dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan telak 11-5.
Duel kedua tim berlangsung di Stadion Karang Mas, Desa Reruwairere, Kecamatan Palu’e, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, di hadapan ratusan penonton yang memadati arena pertandingan.
SDK Tomu yang mengenakan jersey biru langsung mengambil inisiatif permainan. Tekanan demi tekanan dilancarkan sejak awal pertandingan.
SDI Uwa dengan jersey putih dibuat harus bekerja keras meredam agresivitas lawannya.
Namun, ketajaman lini depan SDK Tomu membuat pertahanan SDI Uwa kewalahan.
Al dan Ngaji Jadi Mimpi Buruk SDI Uwa
Dua nama menjadi sorotan utama dalam pesta gol SDK Tomu.
Saverio Alfrikson Sanda alias Al tampil luar biasa dengan mencetak enam gol.
Sementara itu, Michael Alfino Ngaji Lilong alias Ngaji menyumbangkan lima gol.
Satu gol lainnya diciptakan Yohanis Salfisko Ngaji alias Piko.
Total, tiga pemain tersebut mengantar SDK Tomu mencetak 11 gol dalam pertandingan ini.
Produktivitas tersebut menunjukkan betapa agresifnya permainan SDK Tomu sejak awal laga.
Mereka tidak hanya mengandalkan serangan balik, tetapi juga berani menekan dan mengambil kendali permainan.
SDI Uwa Tak Menyerah
Meski tertinggal jauh, SDI Uwa tidak kehilangan semangat.
Yohanis Aldimas Sawu alias Dimas menjadi tumpuan utama SDI Uwa. Ia mencetak empat gol untuk menjaga asa timnya di tengah gempuran SDK Tomu.
Satu gol tambahan disumbangkan Edwar Nua alias Edward.
Lima gol tersebut menjadi bukti bahwa SDI Uwa tetap mampu memberikan perlawanan dan menemukan celah di pertahanan SDK Tomu.
Namun, agresivitas SDK Tomu akhirnya terlalu sulit dibendung.
Skor akhir 11-5 pun mengunci kemenangan meyakinkan SDK Tomu pada laga penyisihan Grup A.
KEDUA TIM SDK TOMU DAN SDI UWA
Ratusan Penonton Penuhi Stadion Karang Mas
Pertandingan berlangsung dalam atmosfer yang meriah.
Ratusan penonton memadati Stadion Karang Mas, memberikan dukungan dan sorakan kepada para pemain cilik yang bertanding.
Antusiasme masyarakat semakin terasa karena Wairere Cup IV digelar dalam suasana menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi masyarakat Desa Reruwairere, turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi futsal antarsekolah dasar.
Wairere Cup telah berkembang menjadi agenda tahunan yang mempertemukan talenta-talenta muda dari berbagai sekolah dasar di Pulau Palu’e.
10 SD Berebut Gelar Wairere Cup IV
Wairere Cup IV tahun ini diikuti 10 sekolah dasar yang dibagi ke dalam dua grup.
Selain menjadi ajang perebutan gelar juara, kompetisi tersebut juga menjadi wadah pembinaan bakat olahraga usia dini sekaligus mempererat persaudaraan antarpelajar.
Kemenangan telak atas SDI Uwa menjadi sinyal awal bahwa SDK Tomu bukan tim yang bisa dipandang sebelah mata di Grup A.
Dengan lini depan yang mampu mencetak 11 gol dalam satu pertandingan, SDK Tomu kini memiliki modal penting untuk melanjutkan perjuangan mereka di Wairere Cup IV.
Dan jika Al serta Ngaji kembali menemukan ketajamannya, bukan tidak mungkin SDK Tomu akan menjadi salah satu tim yang paling ditakuti dalam perebutan gelar juara tahun ini.