NTT-WAHANANEWS.CO- Senyum dan sukacita mewarnai Stadion Karang Mas, Kecamatan Palu'e, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (14/8/2026). Di hadapan ribuan suporter, SDK Tomu tampil gemilang dengan menundukkan SDK Uwa II pada partai final Wairere Cup 2026.
Pertandingan final turnamen futsal usia dini antarsekolah dasar tersebut berlangsung dalam suasana meriah, tetapi tetap aman dan penuh sportivitas. Kedua tim tampil berani sejak menit awal demi membawa pulang trofi Wairere Cup ke-4.
Baca Juga:
Wairere Cup IV: SDK Tomu Menggila, Lumat SDI Uwa 12-5! Al dan Ngaji Borong Gol
SDK Uwa II tampil dengan jersey kuning, sementara SDK Tomu mengenakan jersey hijau.
SDK Tomu langsung mengambil inisiatif serangan. Pada menit ke-10, pemain bernomor punggung 10, Ngaji Lilong, berhasil membuka keunggulan. Tembakannya mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Tiga menit berselang, SDK Tomu kembali mencetak gol. Kali ini giliran pemain nomor punggung 7, All, yang merobek gawang SDK Uwa II. Skor berubah menjadi 2-0.
Baca Juga:
Berlangsung Tanpa PBG, Pemilik Property 'Wins Square' Tantang Dinas Perkim Cikataru
Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, SDK Tomu semakin percaya diri. Ngaji Lilong kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak dua gol tambahan pada menit ke-27 dan ke-35.
Satu gol lainnya kembali disumbangkan All pada menit ke-37.
Hingga peluit panjang berbunyi, SDK Tomu memastikan kemenangan sekaligus keluar sebagai juara Wairere Cup 2026.
Kemenangan tersebut menjadi catatan istimewa bagi SDK Tomu maupun SDK Uwa II karena kedua sekolah tersebut untuk pertama kalinya berkesempatan tampil sebagai penantang serius dalam perebutan gelar Wairere Cup.
Sebelumnya, gelar juara Wairere Cup telah diraih oleh SDK Cawalo dan SDK Nitung.
Final Terbaik dalam Empat Edisi
Kepala Desa Reruwairere, Avelinus Wongga, menilai partai puncak Wairere Cup 2026 menjadi salah satu pertandingan terbaik sepanjang penyelenggaraan turnamen tersebut.
"Final kali ini adalah final terbaik sepanjang Wairere Cup 1-4," ujar Avelinus kepada media ini seusai pertandingan.
Menurut dia, tingginya antusiasme masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat final tahun ini terasa istimewa. Ribuan penonton memadati Stadion Karang Mas untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang bertanding.
Meski berlangsung di tengah atmosfer pertandingan yang penuh semangat, Avelinus menyebut suasana tetap tenang, aman, dan menghibur.
"Antusias penonton luar biasa banyak. Suasananya juga sangat tenang dan menghibur," katanya.
Avelinus juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian, khususnya Kasubsektor Palu'e bersama anggota, yang menurutnya telah menjaga keamanan turnamen sejak pembukaan hingga pertandingan final.
"Terima kasih banyak kepada pihak kepolisian, khususnya Kasubsektor Palu'e bersama anggota yang mengawal turnamen ini dengan baik mulai dari pembukaan hingga partai final hari ini," ujar Avelinus.
Susunan Pemain
SDK Uwa II:
Kim (18) — kiper; Yolin (8), Pajo (6), Aril (10), Raga (7).
Cadangan: Paskalis (2), Afgan (6), Opi (4), Mboi (14), Fan (12).
SDK Tomu:
Ngaji Lilong (10), All (7), Piko (11), Solin (5), Leksan (1) — kiper.
Cadangan: Vino (2), Musa (3), Toni (4), Riano (6), Aril Pio (8), Rivan (9), Wake (12).
Kemenangan SDK Tomu bukan sekadar tentang trofi. Di tengah semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, final Wairere Cup 2026 juga menjadi panggung bagi anak-anak untuk belajar tentang keberanian, persahabatan, kerja sama, dan sportivitas melalui olahraga.