"Polri Untuk Masyarakat '
NTTWAHANANEWS.CO — Di tengah kondisi masyarakat Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang masih berupaya bangkit setelah gempa bumi, kehadiran polisi tidak hanya membawa bantuan logistik.
Baca Juga:
Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Safari Sholat Jumat di Masjid Raya Al-Ikhlas Ujung Bandar
Para personel Polri juga datang untuk menyapa warga, mendengarkan kebutuhan mereka, sekaligus memastikan masyarakat terdampak tidak merasa menghadapi masa sulit seorang diri.
Bantuan logistik disalurkan Polri kepada masyarakat terdampak gempa di Kecamatan Palue, Jumat (21/8/2026) siang.
Penyaluran bantuan dipusatkan di halaman SMPK Rokatenda, Desa Maluriwu, yang menjadi Posko Polri Polres Sikka dalam penanganan tanggap darurat bencana.
Baca Juga:
Artha Graha Kembali Adakan Pasar Murah Berkolaborasi Dengan PT Barumun Agro Sentosa (PT BAS)
Penyerahan bantuan dipimpin Karo SDM Polda NTT Kombes Pol Andy Pramudya Wardana bersama sejumlah personel Polda NTT dan Polres Sikka yang terlibat dalam penanganan bencana.
Tak hanya membawa bantuan
Suasana di lokasi tampak berbeda ketika sejumlah personel kepolisian berinteraksi dengan anak-anak yang berada di sekitar posko.
Beberapa anak terlihat berdiri di hadapan para polisi. Sebagian tersenyum, sementara lainnya masih menunjukkan ekspresi polos dan serius.
Seorang anak tampak memegang bola basket. Di belakang mereka terlihat tumpukan bantuan serta aktivitas penanganan bencana yang berlangsung di kawasan tersebut.
Momen sederhana itu memperlihatkan sisi lain dari penanganan bencana. Bantuan yang diberikan bukan sekadar barang kebutuhan dasar, tetapi juga kehadiran manusia yang memberi rasa aman dan perhatian kepada warga.
Bagi masyarakat yang masih menghadapi ketidakpastian setelah bencana, sapaan dan pendampingan petugas menjadi bagian penting dari dukungan untuk melewati masa sulit.
Bantuan disalurkan ke wilayah terdampak
Setelah penyerahan secara simbolis, bantuan kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak di sejumlah wilayah Kecamatan Palue.
Personel Polri yang tergabung dalam operasi tanggap darurat mendistribusikan bantuan dengan memperhatikan kebutuhan warga di lokasi pengungsian.
Langkah tersebut merupakan bagian dari respons Polri dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.
Kehadiran personel di lapangan juga mendapat respons positif dari warga. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan serta kepedulian yang diberikan.
Polisi kembali ke Maumere
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung sekitar satu jam dan berakhir pukul 15.30 Wita.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Setelah kegiatan selesai, personel Polri kembali menuju Maumere menggunakan KP KASTURI 6002 Baharkam Polri.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Waka Polres Sikka Kompol Marselus Yugo Amboro, Kasubdit Patwal Ditpolairud Polda NTT AKP M. Idris Hamzah, Kasatpolairud Polres Sikka AKP Dimas Yusuf Fadhillah Rahmanto, Kapolsek Nelle Iptu I Nyoman Sang Pawarta, KBO Sat Samapta Ipda Paulus Wayan Keso, personel Marnit Ditpolairud Polda NTT, kru KP KASTURI 6002, serta personel Polres Sikka yang terlibat dalam penanganan tanggap darurat gempa Palue.
Bagi warga Palue, bantuan tersebut bukan semata-mata tentang logistik yang mereka terima. Kehadiran petugas di tengah mereka menjadi pesan bahwa masyarakat terdampak bencana masih mendapat perhatian dan dukungan.
Di tengah luka yang belum sepenuhnya pulih, senyum anak-anak dan sapaan para personel menjadi gambaran kecil tentang harapan yang terus dijaga di Pulau Palue.